Sahabat
Dulu kita dapat tertawa bersama
Tak ada hal yang disembunyikan dari tatapan mata kita

Ku tau dirimu
Seperti dirimu mengenal diriku

Kita telah mengukir cerita indah tuk dikenang
Kemarin saat kenangan itu terukir
Hari ini saat kita mengulang ceritanya
Esok ketika kita tersenyum ketika mengenangnya

Sahabat
Adakah keraguan dihatimu
Kau tak seperti awan yang berwarna putih
Berarak menutupi langit biru

Kau tak lagi seperti ombak
Yang berderu mengejar pantai

Kini kau bagai seekor burung
Yang rapuh
Yang tak mampu mengepakkan sayap mungilmu

Sahabat
Ku liat ada yang laen dari pancaran matamu
Ku tak sanggup melihatnya
Ku tak ingin ini benar rasanya

Sahabat
Ku merasakan yang kau rasakan
Namun ku tak ingin rasa ini bermula
Biarlah ia menghilang ditelan kebosanan
Dan menguap di keangkuhan hati

Ku tak ingin melihatmu berharap lebih
Karena kau adalah SAHABAT ku
Berbagi tawa
air mata
amarah

Aku akan ada untukmu
Walau rasa itu takkan hilang darimu
Atau dari keangkuhan diri lemah ini

LAUNAN CINTA