Pesawat ruang angkasa STEREO (Solar Terrestrial Relations Observatory) mengkonfirmasi gambar yang ditangkap kamera pada bulan Februari lalu ketika sunspot 11012 secara tiba-tiba meletup…

Ledakan itu melepaskan miliaran ton awan gas (coronal mass ejection/ CME) ke ruang angkasa dan menimbulkan gelombang panas tsunami sepanjang permukaan Matahari.

STEREO merekam gelombang tersebut dari dua posisi yang berjarak 90 derajat, dan memberikan peneliti yang belum pernah terlihat sebelumnya.

“Itu sudah pasti sebuah gelombang,” kata Spiros Patsourakos dari Universitas George Mason, Virginia yang juga seorang penulis utama di Journal Astrofisika. “Bukan gelombang air, tetapi gelombang raksasa yang terdiri dari plasma dan magnetik panas” ia menambahkan.

Nama teknis untuk gelombang itu adalah “gelombang magnetohydrodynamic” atau disingkat dengan gelombang MHD. Salah satu gelombang yang dilihat STEREO menjulang hingga ketinggian 100 ribu kilometer dengan kecepatan 250 km/detik,dan membawa energi setara dengan 2.400 megaton bahan peledak.