BEKASI – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pernah kepincut untuk memiliki nomor cantik yang dikeluarkan Telkomsel. Hal itu pernah dilontarkan orang nomor satu itu di Jawa Barat itu kepada Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad.

“Saya pelanggan Telkomsel, dan nomor yang saya punya kebetulan nomor cantik yang diberikan beberapa tahun lalu. Gubernur pernah tanya sama saya, dapat darimana nomor itu, saya juga mau, katanya, sebab itu pada kesempatan ini, semoga Telkomsel merespon permintaan tersebut,” ujar Mochtar saat peresmian Grapari kedua Telkomsel di Bekasi Cyber Park, Rabu (17/2/2010).

Tak hanya mengungkapkan kebanggaannya memiliki nomor telkomsel 081111****, Mochtar juga mengungkapkan keinginnannya untuk men-Telkomselkan Bekasi.

“Saat ini belum ada operator yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, kami menginginkan ke depannya Telkomsel bisa bekerjasama dengan pemda. Terus terang, saya sangat bangga menggunakan Telkomsel,” kata Mochtar.

Ditambahkan Mochtar, pihaknya juga siap membantu promosi. Misalkan untuk mengklaim bahwa Telkomsel menjadi operator nomor satu di Bekasi

“Nantinya itu yang mengklaim pemerintah,” katanya.

“Telkomsel bisa saja membantu pemerintah untuk menata kota, seperti taman di depan BCP sebagai bentuk kerjasama, saya siap membebaskan pajak reklame 10-20 persen, bisa diatur itu nanti kita bebaskan pajakknya, tapi tak semua,” kata Mochtar, meski nantinya akan ada pertanyaan negatif dari banyak pihak terkait keputusan tersebut.

GraPari di Cyber Park Bekasi ini melengkapi 14 GraPari lainnya yang tersebar di wilayah Jabotabek Jabar.

Sebelumnya, VP Area II Telkomsel Jabodetabek Jabar Irwin Sakti menyatakan bahwa wilayah ini merupakan salah satu wilayah fokus 24 kota Broadband yang dicanangkan perusahaan tahun ini, dimana saat ini pelanggan dapat menikmati layanan wireless internet broadband HSPA+ mencapai 21 Mbps di beberapa titik ibukota seperti: Sudirman, Gatot Subroto, Segitiga Emas Kuningan, Senayan, dan Monumen Nasional.

Tahun ini, Telkomsel Area II telah meningkatkan kuaitas jaringannya dengan menambah jumlah BTS (Base Tranceiver Station) mencapai 5.475 BTS dan 1.435 Node B (BTS 3G). Demikian juga halnya kapasitas SMSC menggambarkan kapasitas handling SMS pelanggan menjadi 13.000 SMS/detik dari tahun sebelumnya 9.100 SMS/detik.