Jakarta – Posisi Steven Gerrard sejatinya adalah gelandang serang yang berpoerasi di sektor tengah. Namun, demi kebaikan Liverpool dan juga timnas Inggris, Gerrard harus bisa bermain di posisi mana pun karena ia diyakini bisa untuk melakukannya.

Adalah Rafael Benitez yang mengeluarkan penilaian seperti itu pasca melihat penampilan Gerrard saat Liverpool menekuk Sunderland 3-0 akhir pekan lalu.

Gerrard ditandemkan dengan Javier Mascherano di lini tengah, tak seperti biasanya di mana Gerrar selalu menjadi gelandang serang di belakang Fernando Torres dalam formasi 4-2-3-1.

Hasilnya? Meski tak mencetak gol, Gerrard tampil bagus dan menjadi motor serangan Liverpool . Hal inilah yang kemudian mengundang pujian dari Benitez namun di samping itu Benitez meminta Gerrard tidak terlalu nyaman dengan posisi favoritnya itu.

Dasarnya adalah Benitez yakin Gerrard berkemampuan untuk bisa bermain di posisi kiri dan kanan. Dan ironisnya hal itu sempat menjadi perdebatan di antara Benitez dan Gerrard yang mengakibatkan kapten ‘Si Merah’ itu tampil tak konsisten musim ini.

“Aku katakan dalam konferensi pers usai pertandingan (kontra Sunderland) jika Gerard dapat bermain di kanan atau kiri. Dia bisa bermain di mana saja karena Gerrard tahu apa yang harus dilakukannya di setiap posisi itu,” urai Benitez di Sky Sports.

Selain itu, kegemaran Benitez yang kerap merotasi posisi Gerrard itu terkait soal kepentingan tim untuk bisa meraih kemenangan. Dengan begitu, Benitez bisa memaksimalkan para gelandang tengah yang dipunyai seperti Alberto Aquilani, Lucas dan Mascherano.

“Dia harus berbuat sebaik mungkin untuk tim dan yang terbaik untuk tim menurutnya adalah bermain bersama Javier Mascherano di tengah. Bagiku ini bukan tentang pemain atau sistem tapi secara keseluruhan,” tukasnya.

“Musim lalu dengan sistem yang sama kami sedikit ofensif dan tahun ini kami mencetak banyak gol, terutama di Anfield, dengan sistem serupa,” tandas Benitez.

Tak lupa, Benitez berlaku demikian supaya Gerrard bisa tampil padu dengan Frank Lampard saat Inggris tampil di Piala Dunia 2010. Sebab, selama ini keduanya kerap dianggap tak bisa disatukan karena posisinya sama.

“Aku ingat pembicaraanku dengan timnas Inggris mengenai Gerrard dan Frank Lampard yang tak bisa bermain bersama di tengah. Namun mereka bisa kok,” pungkas manajer asal Spanyol itu.