Jakarta – Nokia mengembangkan teknologi yang mampu mengisi ulang baterai ponsel tanpa charger. Untuk mengamankan temuan ini, Nokia segera mematenkan teknologi tersebut.

Teknologi ponsel yang mampu mengisi ulang daya secara mandiri ini bekerja dengan cara mengkonversikan gerakan-gerakan yang dilakukan pemilik ponsel menjadi energi yang digunakan untuk menyuplai energi ponsel.

Dikutip detikINET dari Fonehome, Rabu (10/3/2010), gerakan-gerakan yang dilakukan pemilik ponsel akan menyebabkan kristal piezoelektrik dalam baterai tertekan sehingga menciptakan arus listrik untuk mengisi ulang baterai ponsel.

Tak ingin temuannya diserobot produsen ponsel lainnya, perusahaan Finlandia ini segera mematenkan teknologi tersebut. Sehingga nantinya hanya Nokia yang berhak menggunakan teknologi ini dalam pengembangan ponselnya.

Belum bisa dipastikan telah sampai sejauh mana Nokia mengembangkan teknologi ini. Namun yang pasti kehadiran teknologi tersebut akan menjadi solusi baru bagi pengguna ponsel yang sering bepergian dan dapat menghemat penggunaan listrik untuk mengisi ulang baterai secara konvensional.