VIVAnews – Google memang luar biasa. Raksasa mesin pencari tersebut terus menghadirkan teknologi inovatif yang bisa dinikmati pengguna di seluruh dunia.

Seperti VIVAnews kutip dari New York Times, 31 Maret 2010, Google telah menggandeng Intel dan Sony untuk mengerjakan proyek yang disebut Google TV. Apa itu?

Google TV adalah TV jaringan yang berjalan dengan sistem operasi Android dan browser Google Chrome. TV ini akan menampilkan iklan dari Google ads, dan menawarkan puluhan ribu aplikasi pihak ketiga yang terdapat pada app-store yang disediakan.

Yang menarik, khususnya dari sisi pengguna adalah mereka bisa melakukan personalisasi dan meningkatkan pengalaman menonton dengan aplikasi pihak ketiga, layaknya pada Smartphone.

Bahasa sederhananya, Google TV merupakan seperangkat TV ditambahkan dengan chip prosesor dan software cerdas.

Lebih tepatnya, Google dan partner berencana untuk membuat pesawat televisi yang menggunakan prosesor Atom, bisa terhubung ke jaringan, menggunakan Android serta aplikasi-aplikasi pihak ketiga. Untuk menjelajah toko aplikasi yang ada di dalamnya, pengguna bisa memakai browser Chrome.

Berhubung percaya dengan standar terbuka, Google berencana membuka platform televisi mereka pada pengembang pihak ketiga. Mereka juga akan menyediakan varian Android opensource yang memperkuat TV itu secara gratis. Diperkirakan ini akan memancing kreativitas pengembang aplikasi dan konsumen akan menikmati televisi layaknya ponsel pintar.

Sebagai pelengkap, tiga serangkai tersebut juga telah menugaskan Logitech untuk membuat perangkat pelengkap seperti remote cerdas dan keyboard.

Melihat langkah yang diambil, Google tampaknya berusaha sebisa mungkin menghadirkan iklan mereka di ruang keluarga dan menjual sebanyak mungkin pemirsa pada pengiklan.