London – Benturan Carles Puyol dengan Cesc Fabregas berbuntut penalti dan lahirnya gol penyama Arsenal. Victor Valdes menyebut penalti itu tak seharusnya diberikan wasit karena tak ada pelanggaran terjadi.

Pertandingan masuk menit ke-84 dalam kedudukan 2-1 buat Barcelona saat wasit meniup peluit dan menunjuk titik putih di dalam kotak penalti Barca. Sang pengadil menghadiahkan tuan rumah penalti karena menganggap terjadi pelanggaran Carles Puyol terhadap Cecs Fabregas.

Bukan itu saja. Karena Cecs berada dalam posisi yang punya kans besar mencetak gol, wasit kemudian juga mengkartu merah Puyol. Hal tersebut membuat sang kapten tak bisa bermain di leg kedua sepekan kedepan.

Dalam keterangannya usai pertandingan, Victor Vales memprotes penalti yang diberikan wasit tersebut. Dari sudut pandangannya, Puyol tidaklah melanggar Fabregas. Yang sebenarnya terjadi adalah upaya Cecs menyepak bola terhadang badan Puyol.

“Tendangan Cesc mengenai Carles. Bukan Charles yang mengenai Cecs. Saya sudah mencoba bilang ke wasit, tapi dia sudah memutuskan meniup peluit dan menunjuk penalti. Maka itulah yang Anda dapatkan.

Barcelona sempat unggul 2-0 saat menyambangi Arsenal di leg pertama babak perempatfinal Liga Champions melalui gol yang diborong Zlatan Ibrahimovic. Namun The Gunners mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Theo Walcott dan eksekusi Fabregas jelang berakhirnya laga.

“Hasil ini bagus. Tapi kami layak dapat yang lebih baik lagi. Jadi kami menyudahi pertandingan dengan perasaan aneh karena tak bisa memenangi pertandingan,” pungkas kiper berpaspor Spanyol itu dikutip dari AS.