Buenos Aires – Martin Palermo melakukan sesuatu yang bisa menjadi modal bagus untuk dirinya dibawa Diego Maradona ke Afrika Selatan. Penyerang gaek itu baru saja menjadikan dirinya top skorer Boca Juniors.

Walaupun usia sudah 36 tahun, tapi faktanya Palermo masih beringas di lapangan. Boca Juniors masih mengandalkan pemain yang pernah pula memperkuat Villarreal, Real Betis dan Alaves di Spanyol antara 2001-2004 itu.

Pada pertandingan Liga Clausura hari Senin (12/4/2010) waktu setempat, Palermo mencetak dua gol dalam kemenangan timnya atas Arsenal dengan skor 4-0.

Torehan itu membuat Palermo telah mengemas total 220 gol, dan itu merupakan rekor baru di klubnya. Angka itu melewati rekor 218 gol yang dibuat pemain “jadul” Roberto Cherro, yang bertahan sejak akhir 1930-an.

Palermo dua periode memperkuat Boca Junior. Debutnya dilakoni di tahun 1997, setelah ditransfer dari Estudiantes. Setelah karirnya di Eropa (Spanyol) selesai (dan tidak sukses), ia kembali ke klub tersebut pada 2004.

Di level internasional Palermo hanya 12 kali bermain untuk timnas negaranya dan mencetak 12 gol. Maradona memanggil pemain kidal itu di beberapa pertandingan terakhir babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, setelah ia absen 10 tahun.

Tampil bagus di kesempatan tersebut, Palermo punya kans cukup besar untuk dilibatkan Maradona di putaran final Piala Dunia tahun ini, walaupun Argentina punya banyak penyerang hebat dan lebih muda seperti Lionel Messi, Carlos Tevez, Sergio Aguero, Diego Milito dan Gonzalo Higuain. Maradona pernah mengatakan, peluang Palermo masuk skuadnya adalah 80 persen.