Tim doktor dari Chapel Hill School, UNC(University of North Carolina), menyebut ganguan kesehatan tersebut dengan ‘laptop-itis’. Menurut mereka, postur tubuh yang tidak tepat dan sering menggunakan komputer dapat menyebabkan pelemahan kondisi fisik, seperti nyeri otot atau cedera berulang. Mengetik juga dapat menyebabkan carpal tunnel syndrome, yaitu cedera pada saraf yang melewati pergelangan tangan.

“Saat menggunakan laptop, Anda harus membuat semacam pengorbanan,” kata Dr. Kevin Carneiro, salah seorang peneliti seperti dikutip dari http://www.cbsnews.com

Pengorbanan tersebut menurut Carneiro, yaitu menggunakan docking yang meniru desktop komputer. Dan bila menggunakan laptop, tubuh Anda harus membentuk sudut 90 derajat, antara siku, lutut dan pinggul. Sementara itu, pandangan mata harus melihat lurus ke depan layar.

Carneiro juga menganjurkan untuk duduk di kursi yang mampu menyangga tubuh dengan baik saat Anda menggunakan laptop. Posisikan laptop tepat di depan sehingga Anda dapat melihat layar lurus tanpa menekuk leher. Tempatkan juga mouse pada posisi netral, ini sangat penting untuk pergerakan lengan dan siku.

Jika Anda mengalami rasa nyeri di bagian kepala, leher, pundak, pergelangan dan mengalami kesemutan pada jari-jari, hentikanlah aktivitas di depan komputer. Itu pertanda Anda butuh istirahat. Jika tak kunjung sembuh, periksakanlah ke dokter.